Cynic

metani.io – Kehilangan David “Cynic” Polster menyelimuti scene esports, terutama dalam komunitas Counter-Strike Global Offensive (CSGO). Pada 27 Januari, kabar duka tersebut menyentuh hati keluarga dan rekan setimnya. Meskipun penyebab kematiannya belum diungkapkan.

Cynic telah bermain untuk beberapa organisasi sepanjang karirnya. Ia memulai debutnya di dunia esports dengan bergabung bersama organisasi Nouns pada tahun 2022, sebelum kemudian pindah ke BOSS. Belum lama ini, Cynic berhasil lolos ke PGL Major Copenhagen Americas RMR pada awal Januari.

Tommy Ryan, pelatihnya di BOSS yang juga dikenal sebagai “Axed”, mengungkapkan kesedihannya melalui sebuah posting di Twitter: “Tidak ada kata yang bisa menggambarkan perasaan ini, tetapi pada awal minggu ini, David ‘Cynic‘ Polster meninggalkan kita. Berita ini benar-benar mengejutkan bagi kami semua. David adalah sosok yang bekerja keras, pemimpin vokal, orang yang baik hati, dan seorang pemain yang luar biasa. “Saya menghabiskan sebagian besar hidup saya bersaing melawan David sejak saya berusia 15 tahun. Saya pikir dia adalah lawan yang paling sering saya hadapi. Dia selalu mendorong saya dan tim untuk tumbuh. Saya bersyukur telah memiliki kesempatan bermain bersama David selama 30 hari terakhir.”

Ayah David, Daryl, juga memberikan penghormatan dengan kata-kata: “David adalah sosok yang unik. Baginya, bermain game bukanlah tentang mencapai tujuan, melainkan tentang perjalanan itu sendiri. Dia selalu terpana dengan konsep yang terbukti.”

Kehilangan ini tidak hanya meruntuhkan dunia esports, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam tentang semangat dan dedikasi David “Cynic” Polster.

By maxseo